Hari ini bener-bener hari paling membahagiakan dalam hidup aku. kenapa? yup! semua orang yang lagi jatuh cinta biasanya ngerasain hal yang sama bukan? serasa dunia milik sendiri. hahahaa.. ya, itu yang lagi aku rasain.
Jam dinding di kamar Dayra tepat menunjukkan pukul 19.00 . "Yeah today it's a bad day!" seru Derya sambil menghempaskan badan nya yang mungil ke ranjangnya. Dayra baru saja pulang kursus bimbel. Tapi tak lama alunan bunyi yang cukup keras mengagetkannya. 'Tenong..tenong' ya, bunyi tersebut berasal dari gadget nya. "Siapa sih? gak sabaran banget. pake PANG PING segala." ucap Dayra. Dayra mengambil hanphone kesayangannya tersebut dan melihat sambil menunjukkan ekspresi kaget sekaligus senang. Deyra senang bukan main ketika laki-laki idamannya mengajaknya chat. Walau hanya sekedar basa-basi belaka, menurutnya itu hal yang cukup luar biasa. Siapa yang tidak tahu, laki-laki idamannya adalah seorang ketua osis bidang olahraga dan Dayra hanyalah murid biasa-biasa saja yang tidak mengikuti organisasi apapun. Apalagi laki-laki tersebut adalah primadona sekolah. Tak berselang lama, chat BBM tersebut berakhir dengan, 'aku belajar dulu ya Dayra, besok sambung chat lagi ya :)' . Sambil tersenyum dan membalas BBM tersebut, tanpa disadari, sepertinya mulai tumbuh rasa yang tak karuan dalam diri Dayra. Dia salah tingkah dan benar-benar senang pada hari itu. Sampai-sampai Dayra masih saja memikirkan lelaki tersebut sebelum tidur.
'Teeeeett Teeeeeett Teeeeeett'
Alarm Dayra berbunyi kencang dan mengagetkan seisi rumah , entah berapa volume alarm yang dia setel. Tapi yang menganehkan adalah jam tersebut masih menunjukkan pukul 05:00. "Sepagi inikah aku bangun?" ucap Dayra. Saat dia keluar kamar sudah dalam keadaan berseragam rapi, Mbok Rere baru saja memasak sarapan pagi, karena tidak biasanya Dayra bangun sepagi itu dan terlihat wajah Dayra lebih bersih dari biasanya. 'Mungkin Non Dayra cuci muka dan pake bedak pagi ini, cantik dan rapi sekali." ucap Mbok Rere sedikit berbisik tanpa terdengar oleh orang lain. Setelah selesai memasak nasi goreng keju kesukaan Dayra, Mbok Rere langsung menyajikannya di meja makan dan menuangkan jus jambu biji ke gelas Dayra."Ini non jus pesenan kemarem" ucap Mbok Rere. "Iya, terima kasih ya ,Mbok" ucap Dayra pelan. Sesudah selesai sarapan , Dayra buru-buru masuk mobil dan langsung menuju ke sekolah. Maklum saja, Dayra sudah di fasilitasi mobil oleh orang tua nya. Karena orangtua nya selalu sibuk bekerja, akhirnya Dayra diberi kebebasan untuk membawa kendaraan sendiri. Lagian sekolahnya tidak terlalu jauh.
Sesampai disekolah, Dayra melihat halaman parkir mobil masih kosong. 'Mungkin terlalu pagi.' ucap Dayra dalam hati. Sambil, melamun di depan pagar sekolah, tanpa disadari terdengar klakson mobil yag terdengar marah. Lamunan Dayra pun pecah, saat dia melihat dari kaca tengah mobil, ternyata itu mobil lelaki idamannya tersebut. Ya! itu mobil Rocky!!!!
-BERSAMBUNG-
Jam dinding di kamar Dayra tepat menunjukkan pukul 19.00 . "Yeah today it's a bad day!" seru Derya sambil menghempaskan badan nya yang mungil ke ranjangnya. Dayra baru saja pulang kursus bimbel. Tapi tak lama alunan bunyi yang cukup keras mengagetkannya. 'Tenong..tenong' ya, bunyi tersebut berasal dari gadget nya. "Siapa sih? gak sabaran banget. pake PANG PING segala." ucap Dayra. Dayra mengambil hanphone kesayangannya tersebut dan melihat sambil menunjukkan ekspresi kaget sekaligus senang. Deyra senang bukan main ketika laki-laki idamannya mengajaknya chat. Walau hanya sekedar basa-basi belaka, menurutnya itu hal yang cukup luar biasa. Siapa yang tidak tahu, laki-laki idamannya adalah seorang ketua osis bidang olahraga dan Dayra hanyalah murid biasa-biasa saja yang tidak mengikuti organisasi apapun. Apalagi laki-laki tersebut adalah primadona sekolah. Tak berselang lama, chat BBM tersebut berakhir dengan, 'aku belajar dulu ya Dayra, besok sambung chat lagi ya :)' . Sambil tersenyum dan membalas BBM tersebut, tanpa disadari, sepertinya mulai tumbuh rasa yang tak karuan dalam diri Dayra. Dia salah tingkah dan benar-benar senang pada hari itu. Sampai-sampai Dayra masih saja memikirkan lelaki tersebut sebelum tidur.
'Teeeeett Teeeeeett Teeeeeett'
Alarm Dayra berbunyi kencang dan mengagetkan seisi rumah , entah berapa volume alarm yang dia setel. Tapi yang menganehkan adalah jam tersebut masih menunjukkan pukul 05:00. "Sepagi inikah aku bangun?" ucap Dayra. Saat dia keluar kamar sudah dalam keadaan berseragam rapi, Mbok Rere baru saja memasak sarapan pagi, karena tidak biasanya Dayra bangun sepagi itu dan terlihat wajah Dayra lebih bersih dari biasanya. 'Mungkin Non Dayra cuci muka dan pake bedak pagi ini, cantik dan rapi sekali." ucap Mbok Rere sedikit berbisik tanpa terdengar oleh orang lain. Setelah selesai memasak nasi goreng keju kesukaan Dayra, Mbok Rere langsung menyajikannya di meja makan dan menuangkan jus jambu biji ke gelas Dayra."Ini non jus pesenan kemarem" ucap Mbok Rere. "Iya, terima kasih ya ,Mbok" ucap Dayra pelan. Sesudah selesai sarapan , Dayra buru-buru masuk mobil dan langsung menuju ke sekolah. Maklum saja, Dayra sudah di fasilitasi mobil oleh orang tua nya. Karena orangtua nya selalu sibuk bekerja, akhirnya Dayra diberi kebebasan untuk membawa kendaraan sendiri. Lagian sekolahnya tidak terlalu jauh.
Sesampai disekolah, Dayra melihat halaman parkir mobil masih kosong. 'Mungkin terlalu pagi.' ucap Dayra dalam hati. Sambil, melamun di depan pagar sekolah, tanpa disadari terdengar klakson mobil yag terdengar marah. Lamunan Dayra pun pecah, saat dia melihat dari kaca tengah mobil, ternyata itu mobil lelaki idamannya tersebut. Ya! itu mobil Rocky!!!!
-BERSAMBUNG-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar