Dingin menembus tebalnya kulit
Berat langkah menarik beban
Beban perih yang meradang
Terdiam hening hampa
Jiwa kosong yang ternganga
Seakan menyepi sendiri
Seakan lupa apa yang terjadi
Mentari seolah menjemput
Membantu sinari kabut
Menggenggam langkahku
Tak satupun membantu
Tak jua diri ini tertolong
Kenyataan menamparku
Sadarkanku dari angan tinggi
Menyesatkan harapan
Jatuhkan impian
Seolah ber isyarat
Ikhlaskan
Jangan berlarut dalam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar