Kamis, 06 November 2014

19 mei 2014

Ketika embun pagi menyapa
Ketika itu pula mata ini membuka
Dalam hati kecil berkata
Tuhan, kau segalanya

Hari demi hari ku lewati
Berharap dapat sabar tabah akan semua

Walau terbisik dibenakku
"Menyerah saja,Takkan mungkin bisa!"
Namun
Disaat denyut jantung berdetak cepat
Disaat nafas ini terengah-engah
Ketika terdengar bunyi sesak di dada
Ketika jatuh tetesan air mata
Saat itu kurasakan perih tiada tara
Menusuk menghujam
Sakit rasanya

Dalam hati kecilku berkata
Oh Tuhan, apa saatku telah tiba?

Teringat tersadar
dengan suara denyut halus di monitor
Di ruangan sepi senyap tak bersuara

Namun Tuhan berkata lain,
Berdesir di dada
Teringat aku akan
Kejadian 19 mei 2014

Sekali lagi ku katakan
Tuhan, kau segalanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar