Rabu, 25 Juni 2014

Menunggu

Setelah lama aku duduk
Termenung diam dalam hening
Tak ku pedulikan kicauan sana sini
Tak pula kuperhatikan
Orang-orang melintas

Kuhanya bergumam
Menunggu seseorang datang

Lama aku menunggunya
Tapi dia tak kunjung datang juga

Apakah dia lupa? Atau bagaimana?
Sudahlah..
Tunggu saja..

Rabu, 18 Juni 2014

Dimana?

ku duduk diam termangu
Menunggu kabar baik darimu..
Satu hari..
Satu bulan..
Dan sampai detik ini..
Tak lagi kulihat batang hidungmu sejak setahun lalu..

Kau bak hilang ditelan bumi..
Kau menghilang tanpa sebuah peninggalan
Kau lenyap tanpa alasan..

Dimanakah kan kutemukan orang sepertimu di dunia ini..

Ingin kujelajahi seluruh benua..
Samudera..
Dan alam semesta..
Hanya untuk menemukanmu..
Kau pergi tanpa pamit..
Perpisahan yang tak pernah ku inginkan..

Jika Tuhan beriku kesempatan
Tuk mengulang waktu..
Kuingin setiap detik-detik terakhirku bersamamu..
Walau pada akhirnya..
Detik ini..
Ditempat ini..
Aku masih tak menemukanmu..

Jumat, 06 Juni 2014

Misteri Malam

Malam ini..
Kuintip sesosok asing..
Yang jarang kutemui..
Ku dengar gelak tawa..
Kudengar ada yang menyapa..
Ah.. terlalu misteri..

Aku tahu siapa kau..
Tanpa ku buka jendela kamarku..

Pasti kau kan yg datang?
Sang raja penguasa malam..
Tapi mengapa kau terlalu terburu-buru?
Ada apa?
Apakah kau tak betah dengan sahabat-sahabat mu?
Langit merindukanmu
Awan pun begitu..
Jangan tinggal kan ku begitu lama
Bagaimanapun..
Aku rindu rembulanku..
Aku rindu bulan purnamaku..

Kamis, 29 Mei 2014

Hari bahagia

By Azzahra Nanda

Kusambut cerahnya mentari dengan sebuah lengkung senyum kebahagiaan
Kubuka jendela kamarku..
Kurasakan bak disambut ribuan burung..
Kurasa pula hembusan angin segar penyejuk hati..

Ya.
Hari ini..
Kan kutuliskan sebuah kisah..
Kisah yang bisa mengubah sejarah..
Antara aku dan dia..
Antara kamu dan dirinya..
Antara kita semua..

Pagi bahagiaku telah datang menunggu
Kan kulakukan apapun pada hari ini yang aku mau..
Melukiskan pelangi..
Menghapus hujan..
Membentuk awan..
Semua kan aku lakukan sampai akan kuserukan..
Kuteriakkan suara kemenangan..

Rabu, 28 Mei 2014

Happy Ending?

By azzahra nanda islami

Malam telah datang sinarkan rembulan
Pagipun telah pergi tinggalkan jejak terik yang melelahkan
Bila Tuhan beri ku kesempatan
Ku ingin tiap detik menit ku hanya bersamamu..
Walau tidak mungkin rasanya
Namun cinta ini
Dibangun di atas ego

Oh Tuhan,Bisakah air mata ini tidak menetes?
Ketika kulihat tatapan maut mu
Ketika ku tahu akan ada wanita lain yang akan memikat hatimu
Bisakah kujaga rasa ini?
Haruskah kupendam dalam2 rasa ini
Dan akan ku buka lagi nanti?

Beri aku petunjuk..
Jalan agar aku tidak tersesat dalam dilema..
Namun apakah kau tahu?
Rasaku ini bak semprotan parfum yang selalu menebar wewangian asa ..

Tuhan ..
Jangan renggut asa ini..
Buat dia bersabar untuk berdiri sendiri..
Sampai waktunya tiba..
Kan ku gali rasa ini..
Dan kan ku tebar cintaku..
Sampai akhir bahagia
Cerita cinta kita..

Berteman dengan Diabetes

Ya. Semua berawal pada tahun 2011. Aku mulai mengeluhkan lesu di badan ku ini. Lebih sering haus dan buang air kecil pada malam hari. Berat badanku pun perlahan turun. Dari 56kg menjadi 47kg. Semua keluargaku menganggap perubahan ini biasa. Karena mereka berpikir mungkin ini reaksi tubuhku karena sudah beranjak remaja . Namun seperti nya kondisi badanku bukannya membaik malah bertambah buruk. Ibu ku pun memutuskan untuk memeriksakannya ke dokter. Awalnya dokterpun berpikir demikian,namun dokter tak habis akal. Dia menyuruhku untuk cek ke laboratorium. Seperti biasa. Rasa deg-deg an pasti ada saat jarum yang ukurannya cukup besar menusuk salah satu tangan ku. "Sakit" ucapku. Setelah itu aku juga melakukan tes urin. Dan selesai. Keesokan harinya saat mengambil hasil tes. Betapa terkejutnya aku. Aku ditegur oleh salah satu petugas laboratorium. "Gula darahnya tinggi sekali ya, 368" .Aku benar-benar tidak mengerti. Penyakit apa ini Tuhan? Akankah jadinya serumit ini? Ucapku dalam hati dengan perasaan kecewa. _bersambung_

Jumat, 21 Maret 2014

PUISI : CINTAMU BUKAN UNTUKKU

Entah apa ini..
di dekatmu kurasakan tenang..
bersamamu aku tersenyum..
Dan denganmu aku nyaman..

Aku bukan siapamu..
Kuhanya seseorang yang hanya bisa menggapaimu..
tanpa bisa memilikimu..

Cintaku tersesat di ujung jalan..
entah bagaimana caranya cintaku kembali..
cintaku tlah kehilangan arah..

mungkin hanya kamu yang bisa..
bisa tunjukkan jalan keluar..

Cintaku pun makin jauh..
jauh tersesat di tengah gulita malam..
Namun tetap saja..
tak  ada seorang pun yang mau membantu..

Sudahlah.. cintaku bukan untukmu..
karena cintaku hanya bisa bermimpi ..
tanpa bisa memiliki..
Biarlah Tuhan yang akan tunjukkan..
Dimana cintaku kan berlabuh nanti..